Hari Kesehatan Mental
Sedunia diperingati
setiap 10 Oktober, dan
pada tahun 2025
mengangkat tema
“Access to Services:
Mental Health in
Catastrophes and
Emergencies”, yang
menekankan pentingnya
akses layanan kesehatan mental bagi semua orang,
terutama saat terjadi krisis, bencana, atau situasi
darurat, dimana dukungan mental sangat
dibutuhkan agar individu mampu pulih dan tetap
tangguh menghadapi keadaan sulit.
Tujuan Memperingati Hari Kesehatan Mental
1. Meningkatkan kesadaran tentang pentingnya
menjaga kesehatan mental, baik di tempat kerja
maupun kehidupan sehari-hari
2. Mengingatkan bahwa kesehatan mental sama
pentingnya dengan kesehatan fisik
3. Mengajak setiap individu untuk lebih peduli
terhadap kondisi emosional diri sendiri dan rekan
kerja
4. Menumbuhkan empati dan budaya saling
mendukung di lingkungan kerja
5. Mendorong akses terhadap layanan atau bantuan
professional ketika dibutuhkan
Apa Itu Kesehatan Mental & Bagaimana
Mengenali Tanda-Tandanya?
Kesehatan mental adalah kondisi dimana
seseorang mampu berpikir jernih, mengendalikan
emosi, serta berinteraksi dan beradaptasi secara
positif dalam kehidupan sehari-hari. Kesehatan
mental yang baik membantu kita bekerja dengan
produktif, membuat keputusan yang tepat, dan
menjaga hubungan yang sehat dengan orang lain.
Namun, tekanan pekerjaan, masalah pribadi, maupun
situasi krisis dapat memengaruhi kondisi mental
seseorang.
Beberapa tanda atau gejala yang perlu diwaspadai,
antara lain:
1. Mudah marah, cemas, atau sedih tanpa alasan
jelas
2. Kesulitan tidur atau justru tidur berlebihan
3. Kehilangan motivasi atau minat pada aktivitas
sehari-hari
4. Sulit fokus, menurunnya produktivitas kerja
5. Menarik diri dari lingkungan social atau rekan
kerja
6. Mengalami keluhan fisik seperti sakit kepala
atau kelelahan tanpa penyebab medis yang
pasti
Jika tanda-tanda tersebut muncul dalam waktu
lama, penting untuk mencari bantuan dan bercerita
kepada seseorang yang dipercaya
Cara Menjaga Kesehatan Mental
1. Atur napas dan tenangkan diri, ambil waktu
sebentar untuk bernapas dalam dan
menenangkan pikiran saat stress
2. Beristirahat sejenak, beri jeda di antara
pekerjaan agar pikiran tetap segar
3. Tulis perasaanmu, menuliskan apa yang
dirasakan dapat membantu melepaskan beban
pikiran
4. Jaga komunikasi positif, saling menyapa,
mendengarkan, dan memberi dukungan pada
rekan kerja
5. Lakukan aktivitas sehat, seperti olahraga
ringan, jalan Santai, atau akgtivitas yang
menyenangkan
6. Batasi paparan berita negatif, fokus pada
hal-hal yang bisa kamu kendalikan
7. Cari bantuan bila perlu, bercerita kepada
teman, keluargam atau tenaga professional
bukan tanda kelemahan, tapi Langkah bijak
untuk pulih
Jl Batu Mulia No 29, Rt16/rw7, Meruya Utara, Kec Kembangan, Jakarta, Jakarta, 11620, Indonesia.
Jl. Jenderal Sudirman Blok A No. 5, Kel. Balikpapan Selatan, Kec. Damai Bahagia, Balikpapan, Kalimantan Timur 76114
Dibuat dengan
di Tata Wisata. Delicious Catering
PT Tata Wisata 2025